Andalan

Laptop ASUS VivoBook 14 (A416) Menjadi Pilihan untuk Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ)

Laptop Asus VivoBook 14 (A416) menjadi pilihan tepat dalam bekerja dan belajar saat ini oleh guru dan juga murid.

Awal tahun 2020 lalu semenjak mewabahnya Virus Covid-19 siapa yang bakalan menduga bahwa akan ada istilah-istilah seperti Work From Home (WFH), Belajar Dari Rumah (BDR) dan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). Kelas tatap muka dipindah ke kelas virtual, dimulainya pembelajaran jarak jauh. Salah satu alat paling utama yang diperlukan saat ini untuk  memenuhi kebutuhan tersebut adalah laptop.

Orangtua, pelajar dan mahasiswa masih banyak nih yang bingung memilih laptop yang cocok buat pembelajaran jarak jauh. Jadi bukan sembarang laptop yang dijual dipasaran ya dapat dipakai, lebih baik tetapkanlah sesuai kebutuhan dan budget yang tersedia. Terlebih untu penggunakan dalam jangka panjang dan pendidikan yang mengharuskan pekerjaan grafis khusus sampai game.

Dalam tulisan ini saya mau bahas tentang tips memilih laptop untuk pembelajaran jarak jauh dan laptop ASUS  VivoBook 14 (A416) yang dapat menjadi pilihan yang cocok laptop harga 4-jutaan buat teman-teman pelajar yang saat ini menjalani pembelajaran jarak jauh.

Layar laptop ASUS VivoBook 14 (A416) berukuran 14 inci

1. Desain laptop

Pilihlah laptop dengan desain yang nyaman kamu bawa kemana-mana, desain minimalis, bobotnya ringan dan dapat dimasukkkan dalam tas. ASUS VivoBook 14 (A416) didesain untuk kebutuhan mobilitas yang tinggi sehingga bentuknya tipis, bobotnya hanya 1,6 kilogram dan ketebalannya 19.9 mm. konstruksi yang tangguh. Berbagai bagian pada laptop ini, seperti pada chasis utama dan rangka layar, terbuat dari bahan logam untuk memperkuat keseluruhan konstruksi bodinya. ASUS VivoBook 14 (A416) juga menghadirkan perlindungan ekstra untuk HDD bernama E-A-R HDD Protection. Perlindungan tersebut dapat menyerap getaran yang dihasilkan saat perangkat terguncang dan menyelamatkan HDD yang ada di dalamnya.

Layar laptop yang cocok biasanya antara ukuran 11 inci sampai 14 inci, ASUS VivoBook 14 (A416) memberikan layar yang paling pas buat kamu yaitu sebesar 14 inci dengan resolusi full HD. Layar laptop ASUS VivoBook 14 sudah dilengkapi anti-glare yaitu lapisan anti silau, jadi mata tidak gampang lelah. Disamping itu ukuran laptop ini dibuat lebih ringkas daripada laptop pada umumnya dikarenakan adanya teknologi NanoEdge Display dengan screen-to-body ratio 82% sehingga tampilan layarnya lebih luas daripada laptop pada umumnya.

Dikala kamu bosan dengan satu posisi, mungkin saat mendengarkan penjelesan guru/dosen atau saat mengerjakan tugas kamu bisa tekuk layar ASUS VivoBook 14 (A416) sampai 178 derajat dan atur posisi yang baru.

Keyboard ASUS VivoBook 14 (A416) disusun dengan jarak 1,4mm satu tombol dengan tombol lain, ini sangat ideal untuk kebutuhan mengetik cepat. Bagi kamu yang suka bekerja atau ketika bekerja mendapatkan penerangan minim/redup kamu tetap bisa mengetik, karena pada bagian keyboard ASUS VivoBook 14 (A416) telah dilengkapi dengan teknologi backlit (lampu penerangan keyboard).

ASUS VivoBook 14 (A416) dilengkapi fitur “backlit” dan layarnya dapat ditekuk 178 derajat

2. Prossesor

Bagi pelajar kebutuhan laptop paling banyak tentunya untuk mengetik tugas di Microsoft Office, berselancar informasi dari internet, nonton film/video pembelajaran dan mendengarkan musik kamu bisa pakai prosessor minimal Intel Core i3 dan AMD Ryzen atau bahkan kalau kamu sampai mengerjakan tugas grafis dan game ringan hingga menengah dapat menggunakan laptop prossesor minimal Intel Core i5 atau Intel Core i7. ASUS VivoBook 14 (A416) beberapa variannya sudah memasang prosessor Intel Core i3 sampai Intel Core i5, dengan sistem operasi bawaan terbaru yaitu Windows 10th Gen Intel Core dengan fitur teknologi dan aplikasi terkini.

3. Kapasitas RAM

Ukuran RAM  sangat menentukan kinerja dari laptop, RAM 2 GB dirasa kurang mendukung apabila dipergunakan untuk pembelajaran jarak jauh terlebih bagi pengguna seperti saya sebagai pendidik yang akan lebih banyak membuka beragam apikasi dan membuat konten-konten pembelajaran, maka sangat disarankan untuk memilih RAM yang besar atau RAM yang dapat di upgrade sampai 4 GB.  Asus VivoBook 14 (A416) menyediakan RAM mumpuni sebesar 4 GB,  disamping itu didukung pula dengan prosesor  10th Gen Intel Core. Sehingga kecepatan yang dapat diandalkan saat dipergunakan dalam berbagai kegiatan seperti mulai dari bekerja, berselancar di internet, membuat dan menikmati berbagai konten-konten multimedia.

4. Penyimpanan

Bagian penyimpanan salah satu bagian penting juga buat para pelajar dalam proses pembelajaran jarak jauh, berbagai bentuk file tugas-tugas perlu ruang yang bisa menampung semuanya. ASUS VivoBook 14 (A416) hadir dengan konfigurasi hardware yang beragam, termasuk pada jenis media penyimpanan data serta memori. ASUS VivoBook 14 (A416) telah menggunakan memori DDR4 yang merupakan standar laptop modern dengan kapasitas yang dapat di-upgrade sampai 12GB. Penyimpanan data ASUS VivoBook 14 (A416) menyediakan dalam dua versi pnyimpanan yaitu 2.5” SATA dan M.2 PCIe. Tergantung konfigurasinya, Anda dapat menyematkan SSD dan HDD ke dalam laptop ini.

5. Fitur & Konektivitas

Konektivitas ASUS VivoBook 14 (A416) sisi kiri
Konektivitas ASUS VivoBook 14 (A416) sisi kanan

ASUS VivoBook 14 (A416) menambahkan beberapa fitur pelengkap yang memudahkan kamu saat menggunakan. Pertama telah tersedianya Microsoft Office Pre-Installed sehingga kamu tidak perlu mengeluarkan uang tambahan untuk mengisi aplikasi tersebut. Kedua telah disediakan aplikasi yang akan membantu kamu menjaga kondisi laptop, mengetahui masa garansi ASUS VivoBook 14 (A416) dengan bantuan aplikasi MYASUS yang otomatis telah terinstall di laptop dengan cuma-cuma.

Pada bagian konektivitas dibekali dengan serangkaian fitur konektivitas mulai dari port USB Type-C, USB Type-A, HDMI, serta combo audio jack untuk memenuhi kebutuhan konektivitas sehari-hari. Sementara di sisi konektivitas nirkabel, VivoBook 14 (A416) dibekali dengan WiFi 5 (802.11ac) untuk terhubung dengan jaringan internet, serta Bluetooth 4.1 sehingga penggunanya dapat menghubungkan berbagai aksesori nirkabel.

Garansi & Service Center

Agar tidak repot karena pemakaian laptop beberapa lama, maka pastikan adanya garansi resmi dari vendor laptop. Biasanya vendor memberikan garansi resmi 1-2 tahun. Dalam hal ini ASUS VivoBook 14 (A416) memberikan garansi resmi selama 2 tahun untuk setiap pembelian baru. Service Center ASUS pun tersedia di beberapa kota besar dan cabang-cabangnya tersebar luas. Service center dapat diakses sesuai dengan domisili terdekat pengguna, sehingga tidak pusing membawa laptop apabila terjadi masalah. Pasalnya ada beberapa merek laptop yang service centernya belum tersebar luas sehingga saat ada masalah laptop harus dikirim ke luar kota, yang tentu memakan waktu lama.

Asus VivoBook 14 (A416) laptop yang cocok untuk kamu yang mempunyai banyak kebutuhan dan mobilitas tinggi
Main Spec. VivoBook 14 (A416)
CPUIntel® Core™ i5-1035G1 Processor 1.0 GHz (6M Cache, up to 3.6 GHz) Intel® Core™ i3-1005G1 Processor 1.2 GHz (4M Cache, up to 3.4 GHz) Intel® Celeron N4020 Processor 1.1GHz (4M Cache, up to 2.8GHz)
Operating SystemWindows 10
Memory4GB DDR4 RAM
Storage1TB 5400 rpm SATA HDD 256GB PCIe® Gen3 x2 SSD 512GB PCIe® Gen3 x2 SSD 1TB HDD + 256GB SSD
Display14.0″ (16:9) LED backlit FHD (1920×1080) IPS Anti-Glare 14.0″ (16:9) LED backlit FHD (1920×1080) Anti-Glare 14.0″ (16:9) LED backlit HD (1366×768) Anti-Glare
GraphicsNVIDIA GeForce MX350 (optional) Intel UHD Graphics
Input/Output1x HDMI 1.4, 1x 3.5mm Combo Audio Jack, 1x USB 3.2 Gen 1 Type-A, 1x USB 3.2 Gen 1 Type-C, 2x USB 2.0 Type-A, Micro SD card reader
CameraVGA Web Camera
ConnectivityWi-Fi 5 (802.11ac), Bluetooth 4.1
AudioSonicMaster, Audio by ICEpower®, Built-in speaker, Built-in microphone
Battery37WHrs, 2S1P, 2-cell Li-ion
Dimension32.54 x 21.60 x 1.99 ~ 1.99 cm
Weight1,6 Kg
ColorsTransparent Silver, Slate Grey
PriceRp4.799.000 (Celeron N4020 / Intel UHD Graphics / 4GB / 1TB HDD)
Rp4.899.000 (Celeron N4020 / Intel UHD Graphics / 256GB PCIe SSD)
Rp6.699.000 (Core i3 / Intel UHD Graphics / 4GB / 1TB HDD)
Rp7.099.000 (Core i3 / Intel UHD Graphics / 4GB / 512GB PCIe SSD)
Rp7.499.000 (Core i3 / GeForce MX330 / 4GB / 256GB PCIe SSD)
Rp10.099.000 (Core i5 / GeForce MX330 / 4GB / 512GB PCIe SSD)
Rp10.799.000 (Core i5 / GeForce MX330 / 4GB / 1TB HDD + 256GB PCIe SSD)
Warranty2 tahun garansi global

My Resolution 2021 with ASUS Zenbook Flip S (UX731)

Perkenalkan nama saya Daniel Leonard Sinaga, berprofesi sebagai seorang tenaga pendidik yang mengampu mata pelajaran fisika dan matematika di sekolah swasta di kota Medan. Tulisan ini merupakan kali kedua saya ikutan blog writing competition, jika terpilih menjadi pemenang itu artinya satu cita-cita saya di tahun 2021 terpenuhi. Senang sekali bisa mengetahui salah satu produk terbaik ASUS Zenbook Flip S (UX731) dan mengaitkannya dengan peofesi dan resolusi saya di 2021.

Setelah diketahui bahwa virus Covid-19 mewabah ke seluruh dunia ada begitu banyak hal yang tentunya sudah terjadi, baik itu jatuh dan bangkit kembali. Respon cepat terhadap perubahan ini tentunya sangat dibutuhkan, agar tetap dapat melakukan hal-hal yang positif. Bagi saya dampaknya beragam misalnya sekolah harus ditutup, kelas-kelas menjadi sunyi. Pembelajaran jarak jauh pun harus dilakukan, sehingga saya akhirnya menyadari sampai saat ini lebih banyak menghabiskan waktu kerja dengan  perangkat laptop dan gawai baik saat di rumah maupun di sekolah. Dari mulai mempersiapkan proses pembelajaran sampai memeriksa hasil belajar peserta didik. Demi kesehatan mata saya memerlukan ASUS Zenbook Flip S (UX731) yang hadir dengan teknologi layar khusus yang dapat mengurangi gelombang biru serta efek flickering tanpa mengorbankan kualitasvisualnya. Gelombang biru dan efek flickering merupakan penyebab utama gangguan kesehatan pada mata saat menggunakan perangkat elektronik.

Ada satu hal menarik sejak akhir tahun lalu yang selalu terngiang di pikiran saya, yaitu mengenai pengembangan karir guru. Saya kini menyadari bahwa karir seorang guru bukan hanya sebatas dapat menjadi wakil kepala sekolah atau kepala sekolah. Bisa lebih dari itu. So…buat teman-teman yang yang mungkin saat ini sedang menempuh pendidikan menjadi seorang calon pendidik tidak perlu terlalu khawatir jika tidak diterima lamarannya di sekolah yang dituju. Dengan kemampuan keguruan dan minat bakat Anda masih dapat menghasilkan cuan, bahkan menciptakan lapangan pekerjaan bagi diri sendiri dan orang lain.

Oke… baiklah kembali ke resolusi saya di tahun 2021 ya. Saya sebagai seorang pendidik tentu saja tidak ingin cita-citanya berhenti di satu titik. Sama halnya seperti ASUS ZenBook Flip, saya ingin terus berusaha mengembangkan potensi diri. Saya ingin terus belajar.

Pertama saya ingin terus dan terus menulis, dengan menulis saya bisa mengembangkan dan berbagi banyak hal. Saya ingin membuat modul-modul pembelajaran fisika dan matematika, tentunya yang menarik dengan tulisan dan gambar maka untuk mengerjakan ini memerlukan tidak sekedar perangkat komputer biasa-biasa. Saya memerlukan sebuah perangkat komputer yang ringkas dan modern dilengkapi dengan pen stylus membantu sekali dalam menggambar dan atau menulis, layar yang dapat diputar 360 derajat sehingga saat bosan dapat mengubah posisi tempat atau badan, tentu semuanya sudah ada di ASUS Zenbook Flip S (UX731).

Kedua saya ingin membuat dan mengembangkan media pembelajaran berbasis Virtual Reality (VR), baik itu untuk mata pelajaran fisika, sains ataupun matematika. Media VR dapat menghemat pengeluaran untuk biaya membangun lab dan perangkat praktek lainnya dan menurut hasil penelitian dengan media VR ini juga sudah banyak dipergunakan oleh negara-negara maju terbukti sangat membantu meningkatkan hasil dan pengalaman belajar peserta didik. Untuk itu memang diperlukan sebuah perangkat komputer yang spesifikasinya mendukung, karena untu membuatnya menggunakan aplikasi yang cukup berat. ASUS Zenbook Flip S (UX731) dengan CPU Intel® Core™ i7-1165G7 Processor 2.8 GHz (12M Cache, up to 4.7 GHz), memory 16GB LPDDR4X dan Storage 1TB M.2 NVMe™ PCIe® 3.0 SSD mendukung banget sih.


Ketiga saya ingin menjadi fasilitator dan membuat kelas-kelas pelatihan online untuk guru dan calon guru baik itu lewat acara webinar, siaran langsung media sosial dll. ASUS Zenbook Flip S (UX731) dapat mendukung saya untuk hal ini tidak ragu deh semuanya sudah lengkap banget dari kamera : HD camera with IR function to support Windows Hello, layar yang lebar sampai fitur pena digitalnya.

Komputer masa kini memiliki tampilan berbeda karena mereka memang berbeda. Dengan solid-state drive (SSD) dan teknologi terkini, Anda mendapatkan kecepatan, keamanan, ketahanan, dan desain yang cantik. Kami telah melakukan jajak pendapat, dan hasilnya, orang-orang lebih senang saat bepergian dengan PC modern.

PC modern juga dilengkapi dengan pena digital yang memiliki banyak manfaat. Sentuhan khas tercipta saat Anda membuat sketsa atau coretan pada dokumen dengan pena digital. Penelitian juga menemukan adanya peningkatan kinerja hingga 38% pada pelajar ketika mereka menggunakan pena digital untuk mengerjakan soal-soal sains. Tidak semua ide berupa kalimat, kini saatnya untuk tuangkan inspirasi segera dalam sketsa atau coretan pena digital di PC modern. #ZenBookFlipSxDH

“Artikel ini diikutsertakan dalam ASUS ZenBook Flip S (UX371) Blog Writing Competition bersama deddyhuang.com”.

Ayo…Kamu juga bisa ikut menulis artikel “My Resolution 2021 dan memenangkah hadiah laptop ASUS Flip S (UX731) di tautan berikut https://deddyhuang.com/2021/03/10/asus-zenbook-flip-s-ux371-blog-writing-competition/

Bahasa Kasih (Tradisi Pria di Pegunungan Tengah Papua Bergandeng Tangan)

Kalian pasti jarang atau merasa risih kan kalau-kalau ada dua pria saling berpegangan tangan, bergandengan tangan sambil jalan atau ngobrol?
Saat aku di Papua pegunungan bagian tengah pemandangan ini sudah hal yang biasa kujumpai. Ternyata hal tersebut sudah menjadi tradisi/budaya buat mereka.

Selidik punya selidik aku cari tau di Google kebiasaan berpegangan/bergandengan tangan ini ternyata juga ada di India, mereka terbiasa memegang tangan satu sama lain, bahkan kepada teman dan kerabat yang dianggap sangat dekat.
Pernah kutanya pada para guru dan anak-anak didik mereka juga menjawab seperti itu, berpegangan tangan sebagai tanda hangatnya hubungan dua manusia.

Pernah suatu kali dikagetkan saat berjalan tiba-tiba seseorang siswa memegang tanganku lalu berkata “Paguru mau kemana?” eh…kok tiba-tiba pegang tanganku anak ini.
Paguru mau pulang jawabku,
Oh.. Iya paguru hati-hati dijalan ya? Nanti sore kita belajar baca lagi kan pak? Iya anak jawabku sambil tersenyum. Wah, padahal baru beberapa kali masuk kelas saja aku sudah dianggap sahabat dekat sama anak-anak.

Kini, dimasa pandemi akibat virus Covid-19, saling jaga jarak pasti kebiasaan ini tidak bisa lagi mereka melakukan.
Ditambah lagi mereka pasti tidak bisa belajar seperti biasa dan tidak bisa belajar jarak jauh juga karena disana tidak ada TV, listrik dan sinyal.
Semoga masa pandemi ini segera berlalu.

Foto diambil sepulang ibadah minggu, jalan kaki dulu, lalu disambung naik truk para pekerja bangunan yang juga perantau dari tanah Toraja dan Makassar.
Salam hangat, Papua dalam cinta. 🤝❣️

Gerakkan Buku ke Samenage

Suatu waktu ada inbox masuk di Facebook pribadiku, ternyata sapaan dari paguru Andri Kristian dimana kami sudah berteman sebelumnya. Aku tertarik dan menambahkan sebagai teman karena bapak ini memposting tentang aktivitasnya di Papua dengan anak-anak baik di dalam kelas maupun di luar kelas. Luar biasa perjuangan relawan pendidik pedalaman Papua.

Berangkat dari inbox tersebut aku diberitahu bahwa paguru satu ini sedang membutuhkan pertolongan untuk bisa membawa paket kiriman barang kebutuhan anak-anak dan masyarakat seberat 350 kg dari Jayapura menuju Wamena. Barang-barang tersebut adalah berupa buku tulis, alat tulis, buku bacaan, buku pelajaran, crayon, pensil warna, buku gambar, Alkitab, sepatu olah raga dan lain-lain.

Pak Andri berkata : “Apabila barang sudah tiba di Wamena. Dari Wamena ke Samenage ditempuh 2 hari 1 malam jalan kaki ramai-ramai bersama masyarakat. Di Samenage, signal jaringan komunikasi baik telpon maupun internet belum masuk, jalan darat juga belum masuk.
Dana pengiriman barang perkiraan saya sebesar 4juta – 5juta untuk bisa dikirim ke Wamena dari Jayapura, sehingga saya juga bisa kembali melayani di daerah pedalaman Samenage kembali.”

Disana anak-anak mungkin telah menunggu kehadiran paguru beserta buku-buku tersebut pikirku. Dari hal itu aku berniat membuat donasi bantuan, awalnya pengumpulan donasi melalui rekening pribadi. Sampai akhir tanggal ditetapka donasi masih belum mencukupi. Sementara paguru di Jayapura pasti sudah merasa terlalu lama meninggalkan anak-anak disana. Pasti ada rasa resah.

Masukkan keterangan

Baiklah…maka donasi yang kedua kembali aku buka pada tanggal 18 Oktober 2019 melalui bantuan kitabisa, kembali berkampanye di media sosial. (https://twitter.com/daniellsinaga/status/1174216847207669764?s=19)

Sangat mengejutkan, lima hari setelah pembukaan donasi tidak kusangka target dana yang dibutuhkan sudah terpenuhi. Puji Tuhan…semua bantuan berasal dari teman-teman orang baik di Indonesia.

Pak Andri, tetap bersemangat! Kata saya dalam inbox.

Saya pribadi sangat berterima-kasih untuk semua perhatian teman-teman yang telah mau ikut terbeban bersama paguru Andri Kristian. Mungkin hanya ini yang dapat kita lakukan dengan harapan semoga yang telah terkumpul bermanfaat buat anak-anak di Samenage. Tuhan memberkati kita semua.

Link kita bisa : https://kitabisa.com/campaign/kirimbukusamenage

Berikut dokumentasi dana yang berhas dikumpulkan dan dicairkan :

Surat Cinta Anak-anak Papua

Berikut tulisan tangan dari Rosalina Alua. Cita-citanya menjadi perawat.
Surat ini masih kusimpan, diberikan saat aku dan teman bersiap naik ke pesawat terbang sempat berpelukan dan bersalaman sebagai tanda kami harus berpisah.

Sederhana memang, tanpa tanggal surat, kepada siapa surat dituju lalu kalimat demi kalimat dia coba rangkai tetapi ini sangat berharga dan menandakan kalau mereka anak-anak Papua bukanlah seperti yang kamu kira.
Disana ada begitu banyak kebaikan dan keramahtamahan yang kurasakan.
Contoh kecil mereka selalu menyapaku saat berjumpa:

  • Pa guru, Mau kemana? ke pasar kah
  • Pa guru, sa bantu angkat2 ya?
  • Pa guru, kayu bakar habis? Besok kita bawa buat pa guru.
  • Pa guru, sa temani pulang malam ini.
  • Pa guru, sa mau belajar.
  • Pa guru, Ayo kita ke hutan.
  • Pa guru, makan dulu siang sudah.
  • Pa guru, Jangan lupakan kami. 😥

Untuk itu aku sangat menyesal kalau ada orang yang dengan mudah membenci dan menjatuhkan vonis kepada mereka akibat kejadian yang baru-baru ini terjadi.

Ayo rangkul Papua.
Papua dalam Cinta.💕

Terima kasih.

Buku Panduan Memilih Sekolah untuk Anak Zaman Now

Dapatkan ​*Panduan Memilih Sekolah bagi Anak Zaman Now*

Cara Pasti Memilih Sekolah

Memilih sekolah sekali, tapi dampaknya hingga anak dewasa nanti. Jangan asal pilih. Jangan keliru! Pelajari cara pastinya! 
*Apa saja isinya?*

1. Memahami anak zaman now

2. Memahami cara belajar anak zaman now 

3. Memahami sekolah untuk anak zaman now 

4. Memilih sekolah untuk anak zaman now 

5. Strategi alternatif memilih sekolah 

6. Panduan Memilih PAUD
*Apa Manfaat yang Anda Dapatkan?*

1. Anda bisa mengetahui keterampilan yang dibutuhkan anak zaman now untuk sukses cemerlang di masa depan. 

2. Anda mengetahui dan menilai calon sekolah secara akurat menggunakan panduan observasi dan wawancara memilih sekolah yang sangat mudah dan praktis. 

3. Anda tidak ragu mengajukan pertanyaan ke pihak sekolah karena sudah disediakan daftar pertanyaan penting untuk memilih sekolah. Bahkan Anda bisa menilai jawaban pihak sekolah karena ada panduan menilai jawaban!

4. Anda dijamin tidak keliru memilih sekolah yang hanya akan membuat anak Anda menderita dan benci belajar. Sekali keliru, dampak negatifnya akan jangka panjang bagi anak Anda. 

5. Anda terhindar dari mengeluarkan uang banyak untuk sekolah yang tidak layak buat anak Anda. Kami yakin setoap orangtua bersedia melakukan yang terbaik demi anak, tapi pastikan apa yang Anda keluarkan untuk sekolah yang layak. 
*Apa kata orangtua tentang Panduan Memilih Sekolah bagi Anak Zaman Now?*
Buku ini bagus dalam memberikan panduan, minimal pemahaman dan checklist untuk mencari sekolah dan memilih sekolah terbaik bagi anak. Astuti Tri Padmaningsih 
Buku ini adalah salah satu buku yang mengubah cara pandang saya tentang pendidikan. Saya akhirnya yakin dan mempercayai bahwa pendidikan yang menumbuhkan tidak hanya sekedar membuat anak bahagia tetapi juga memunculkan kemampuan dan kegemaran anak akan belajar yang sesungguhnya. Karunianingtyas Rejeki
Dapatkan buku 

*Panduan Memilih Sekolah bagi Anak Zaman Now*

Senilai ~Rp. 250.000~ (harga normal) 

*Hanya dengan harga setengahnya*

Rp. 125.000,- (harga Pre Order) 

*Buku ini tidak dijual di toko buku*

Buku dapat dipesan secara online di : http://memilihsekolah.com/?reg=daniellsinaga

Pesan/petuahnya Pdt. J. Wismar Saragih kepada generasi masa kini. 

Suku etnis Simalungun tentu sudah tidak asing lagi apabila mendengar nama Pdt. Jaulung Wismar Saragih atau biasa disingkat Pdt. J. Wismar Saragih.

Dalam buku yang diterbitkan kembali ini berjudul “In Memoriam Pdt. J. Wismar Saragih” terlukis perjuangan bapak Wismar dari mulai kecil hingga akhirnya hidupnya, semua hampir didedikasikan untuk Tuhan dan kemajuan orang – orang Simalungun. Sekarang kita bisa beribadah di Gereja Kristen Protestan Simalungun (GKPS) adalah karena perjuangan beliau tak akan kita pungkiri lagi hal itu. Selain itu ada pula karya-karya dan buah pikirannya untuk Simalungun seperti Museum Perhutaan ni Harajaon Purba di Pematang Purba, hingga kini disana terdapat bangunan budaya dan ornamen etnis Simalungun seperti Rumah Bolon, Balei Bolon, Pattangan Raja, Pattangan Panak Boru, Jambur, Jabuni Paruma dan Lossung Bolon, begitu juga Tapian Raja, Tapian Nassipuang dan Tapian Panakboru dan Museum Simalungun di Pematang Siantar (1937). Disebutkan lagi supaya orang Simalungun pintar maka dibangunlah rumah sekolah yang saat ini kita kenal Universitas Simalungun (USI), kalau baca bukunya masih banyak lagi kisah perjuangan sang pendeta yang patut kita tiru dan contoh. 

Dalam buku ini juga penulis sempat bertanya kepada bapak Wismar “mana lebih baik berharga Kristen atau Simalungun?  Maka ia menjawab “pertanyaanmu itu sungguh tidak bisa dijawab secara konkrit, tetapi secara moral. Kedua – duanya sangat berharga bagi saya karena Simalungun sangat berharga bagi saya karena saya orang Simalungun dan Kristen sangat berharga bagi saya karena Kristen akan membawa saya kekal di surga.”

Berikut ini pesan/petuahnya bagi kita khususnya orang-orang Simalungun sekarang dan kemudian hari :

1. Hati dan pikiran

Kalau hati kita baik, baik jugalah pikiran kita karena kalau pikiran kita baik, baik jugalah yang keluar dari pikiran kita. Dalam segala pembicaraan pilihlah kata-kata yang baik. Tapi ingat ditengah-tengah yang  baikpun selalu masih ada yang baik (masik-masik ni dongkei gajah, tading sabulus nari) artinya biarpun daging gajah itu busuk masih ada yang baik. Kalau hati kita senang, senang jugalah pikiran kita juga tubuh kita jadi tenang, ringan. Kail yang bengkok mendapat tapi sumpit yang lurus juga mendapat. Karena itu kita pilih yang lurus saja, pikiran baik, jauh lebih berharga dari wajah yang cakap.

2. Mengenai berbicara

Perumpamaan kita mengatakan “dilat lobei bibir lao marsahap”  jilat lebih dahulu bibirmu baru berbicara. Artinya sebelum kita berbicara , harus lebih dahulu dipikirkan apa yang akan dikatakan. Karena segala ucapan kita harus dipertanggung-jawabkan dihadapan manusia dan dihadapan Tuhan. Karena itu bila kita berbicara, pilihlah kata-kata yang sopan dan hormat. Apa gunanya kita mengucapkan kata-kata kotor, porno, tidak sopan? Bukankah sama sulitnya mengatakan yang baik dan yang tidak baik? Semua orang senang dengan perkataaan yang baik. Karena itu katakanlah perkataan benar, jujur, enak didengar dan membawa damai.  Jagalah supaya pikiran kita tetap benar, supaya ucapan kita juga benar.

3. Mengenai kepercayaan

Janganlah kita percaya kepada kekuatan apapun yang ada di dunia ini, karena segala sesuatu yang ada di dunia ini adalah ciptaa Tuhan kita. Dari antara segala ciptaan, manusialah ciptaan yang paling tinggi dan mulia. Jadi segala ciptaan yang lain adalah lebih rendah daripada kita. Kita percaya bahwa satu saja Allah Tritunggal. Bila kita percaya kepada sesuatu di luar Allah, maka kemanusiaan kita sangat rendah dihadapan Allah. Oleh karena itu janganlah percaya pada takhayul, guna-guna dsb.

4. Perasan untuk saling mengasihi

Kasih yang benar (agape) ialah kasih Tuhan Yesus kepada manusia. Kasihlah moral yang paling tinggi. Orang yang melakukan kasi yang benar, tidak akan pernah menyesal. Kasih yang benar ialah kasih yang mau berkorban, mau mengalah, mau merendahkan diri dsb. Kasih itu dimulai di rumah, antara suami dan isteri dan sebaliknya, antara anak-anaknya. Bagaimana tinggi jabatan atau pangkat kita, semua harus dinilai; apakah kita mengasihi orang atau tidak? Sia-sialah pekerjaan yang baik, harta kekayaan yang banyak, bila kita kurang menjalankan kasih kepada orang lain. bagaimanakah kita mengasihi masyarakat kita?

5. Permohonan doa

Datanglah kehadapan Allah dan berbicaralah, karena doa itu dialog dengan Tuhan, kita hanya meminta, tapi janganlah kita meminta keperlua duniawi saja, mintalah yang perlu untuk kerohanian kita, mintalah juga iman, kita boleh meminta yang perlu untuk kehidupan sehari-hari tapi juga untuk kehidupan orang lain. sangat penting mendoakan orang lain dalam doa syafaatmu. Janganlah memohon melalui perantara seperti yang dilakukan orang kafir, melalui para dukun, mereka meminta kepada Tuhan melalui tabas-tabas atau mantera para dukun.

6. Mengenai cita-cita

Janganlah takut mempunyai cita-cita yang tinggi atau yang besar. Allah ingin kita mempunyai cita-cita yang tinggi, yaitu memperoleh hidup yang kekal. Itulah cita-cita orang kristen yang paling tinggi, dan yang paling besar. Bercita-citalah akan hal yang baik. Bila ada cita-citamu, tuliskanlah dan jangan lupa mendoakannya. Kalau cita-cita sudah tercapai, ucapkanlah terima kasih kepada Tuhan.

7. Mengenai perjuangan

Kalau kita manusia berjuang hanya untuk harta dunia saja  atau untuk kehidupan jasmani saja alangkah rendah perjuangan kita. Binatang-binatang pun dapat melakukannya. Tapi sebagai orang kristen harus berjuang meniru Tuhan Yesus Kristus dan salibnya, itulah simbol perjuangan kita. Lihatlah salib itu, kayu salib itu lebih panjang kayunya ke atas daripada ke samping. Lebih tinggi atau lebih panjang yang vertikal dari yang horizontal. Mari kita pikirkan lebih banyak mengenai hal yang di atas, daripada soal dunia. Yesus juga berkata dalam Lukas 9:23 kita harus memikul salib kita sendiri dan mengikut Dia. Akulah salibmu yang dengan sabar, tenang, senang, tidak berontak, tidak marah, tidak bersungut-sungut dan tetap tekun. Hal ini berlaku dalam pekerjaan kita sehari-hari.

8. Mengenai waktu

Hidup di dunia hanya sebentar saja atau hanya seperti bayang-bayang yang sebentar saja sudah berlalu. Waktu yang sudah lewat tidak akan kembali lagi. Hidup kita juga terbatas, karena itu marilah kita pakai waktu kita sebaik-baiknya, supaya hidup kita berguna. Ingatlah bahwa setiap jam harus dipertanggungjawabkan dihadapan Tuhan. Bangunlah waktu subuh, pagi-pagi burung sudah bangun dan bernyanyi memuji Tuhan. Burung-burung itu hanya membutuhkan keperluan perut saja, sedang kita manusia sungguh banyak yang kita butuhkan diluar keperluan makan. Hendaklah kita memakai waktu yang tepat msialnya dalam perkumpulan, kebaktian gereja dsbnya. Haruslah ada perasaan malu bila terlambat. Pakailah waktu yang tepat dalam segala pertemuan supaya orang lain percaya kepada kita. Penting memakai waktu yang tepa dalam berjanji dengan orang lain. Ingatlah, semakin maju suatu bangsa, semakin penting pemakaian waktu. Terlebih bagi orang kristen.

9. Mengenai pekerjaan, pangkat dan jabatan

Segala pekerjaan yang dipercayakan kepada kita semua baiklah kita kerjakan dengan sucakitca, dalam damai sejahtera. Bila kita melakukan pekerjaan kita dengan sukacita, pekerjaan itupun akan berhasil dengan baik. Pasti kita pernah malas bekerja, waktu kita malas itulah, kita perlu melawan diri kira sendiri untuk melakukannya dengan baik. Dan hasilnya akan baik pula. Segala tugas yang disampaikan kepada kita baiklah kita selesaikan dengan baik, jangan ada yan terbengkalai. Janganlah seperti pepatah Simalungun yang mengatakan ; songon tampua jantam pandei memukkah lang pandei marsidobi) seperti burung tampua yang pintar memulai membuat sarangnya, tapi tidak pandai menyelesaikan. Atau dikatakan; gara-gara runsi (seperti lalang yang terbakar, sebentar saja menyala tapi sebentar sudah padam). Ini diibaratkan seperti pada mulanya bersemangat bekerja, tapi sebentar saja sudah berhenti. Ingatlah dalam setiap pekerjaan selalu ada kesulitan, pada waktu kita menghadapi kesulitan disaat itulah kita perlu bersemangan mengerjakannya. Segala tenaga, pikiran dan usaha harus dipakai supaya kita keluar dari kesulitan yang kita hadapi, dan kita tidak akan gagal. Jangan pula seperti umpasa Simalungun yang mengatakan ; songon na manakkih palia gunung, mulak humbani guntulni, seperti memanjat peta cina ada buntuk (tidak rata) dia tidak dapat meneruskan  dan dia kembali. Artinya seseorang yang tidak mampu mengatasi kesulitannya dan gagal. Hampir tidak ada pekerjaan yang selalu berjalan dengan mulus. Jadi waktu kita menghadapi kesulitan, pada saat itulah kita perlu meningkatkan semangat kerja kita. Buatlah perencanaan yang baik. Tentukanlah yang mana dapat dikerjakan waktu pagi yang mana siang, yang mana pula yang dapat dikerjakan waktu malam. Semuanya harus jelas, waktu malam harilah dibuat rencana pribadi, dan doakanlah rencanamu itu kepada Tuhan. Supaya Tuhan memberkati semua pekerjaanmu itu agar berguna dan berjalan dengan baik sesuai dengan kehendak Tuhan.

10. Mengenai belajar

Belajarlah selama hidup. Tidak ada istilah terlalu tua untuk belajar. Atau terlalu bodoh untuk mempelajari sesuatu. Kita harus mempunyai tujuan apakah yang perlu dipelajari. Biarpun kita tidak duduk lagi dibangku sekolah, kita harus terus belajar. Kita dapat belajar dari buku-buku yang ditulis orang-orang pintar, pengetahuan kita pasti bertambah membaca sangan menyenangkan hati dan pikiran. Pengetahuan kita bukan hanya ditentukan oleh ijazah yang kita peroleh waktu bersekolah, tapi pengetahuan kita ditentukan kesungguhan hati kita membaca buku-buku, dan bahan-bahan yang telah kita baca.

11. Kepada para pendeta 

Pada pendetalah yang bertanggung-jawab atas kerohanian iman para anggota jemaat, yang diserahkan kepadanya untuk dilayani yang termasuk daerah pelayanannya. Karena itu dibutuhkan penggembalaan yang sebaik mungkin. Melalui penggembalaan secara pribadi dan keluarga yang berkesinambungan. Khotbah kita jangan menyinggung hati anggota jemaat, jangan khotbahkan tentang pikiran manusia atau tentang manusia, tapi rencana dan pikiran Tuhan, firman Tuhan yang perlu diberitakan. Penting beritakanlah tentang kasih Tuhan, berkat Tuhan dan pengampunan Tuhan tapi juga tentang hukum Tuhan. Janganlah takut kepada orang atau kutukannya, tapi takutlah akan Tuhan. Kalau iman orang yang diserahkan kepada kita tidak kita lakukan dengan baik, maka kita harus bertanggungjawab kepada Tuhan. Khotbah harus benar-benar kita persiapkan dan kita doakan kiranya Tuhan memberkati firmannya dan memberkati si pendeta.

12. Kepada pimpinan

Jika saudara seorang pemimpin, tidak perlu supaya orang melakukan apa yang kamu katakan tapi usahakanlah suapaya orang melakukan apa yang anda maksudkan/rencanakan. Biarkan orang lain mengutarakan maksud dan pikirannya masing-masing. Siapapun  yang mengusulkan atau memberi pendapatnya tidak jadi persoalan, apa yang kita maksud dapat terlaksana.

13. Siapakah yang membantu kita?

Kita sendirilah yang bertanggungjawab atas tugas dan pekerjaan kita. Jika ada yang membantu kita, kita harus bersyukur dan bersukacita. Untuk mengurus dan membantu suku bangsa kita sendiri juga kita lakukan sendiri. Janganlah lepas tangan atau hanya sebagai penonton saja, tapi harus masuk hitungan. Kita semua harus aktif memajukan Simalungun.

14. Hidup dalam soal ekonomi

Janganlah kita membeli yang kurang penting, karena dimana saja ditempat perbelanjaan banyak orang menjajakan dagangannya. Belilah yang paling perlu. Perhatikanlah lebih dahulu rumah, apa yang paling perlu dan sangat mendesak, mana yang dapat ditunda dahulu. Jadi kalau berbelanja janganlah di pasar tapi di rumah.

15. Nasehat/pituah banggal (etika seksual)

Pendeta Wismar ingin menasehati keluarga kristen suam dan isteri dalam hal seksual katanya : kalau hewan tidak perlu diajari dalam hubungan seksual karena mereka mempunyai insting sejak lahir. Binatang tidak perlu diajar bersuami atau beristeri. Tapi manusia tidaklah seperti itu. Sama seperti petani perlu belajar menanam kopi misalnya atau bagaimana menanam karet, tapi belum ada pelajaran yang mengenai hubungan suami isteri dahulu. Pada umumnya yang menikah tidak tidak mengetahui hal ini, asal menikah ya cukuplah. Si Bapa biasanya tidak apakah isterinya hamil, berapa bulan, kapan isterinya melahirkan karena itu sering ada yang lahir di jalanm dibuatlah namanya si Jalan. Pendeta Wismar menulis buku kecil yang disimpan hanya diberikan kepada pasangan yang menikah. Isinya mengenai sedikit hubungan seksual antar suami isteri. Pendeta Wismar selalu menekankan monogami yaitu pernikahan seorang suami dan seorang isteri, karena begitulah ketentuan yang dibuat Allah. Dalam keluarga yang monogamilah yang dapat berjalan kasih pernikahan pertama di dunia ini, seorang suami dengan seorang isteri yaitu Adam dan Hawa. Mungkin saja sejumlah perempuan tidak sama dengan laki-laki, tapi keputusan Tuhan harus tetap berlaku. Sebagai contoh di Simalungun pada tahun 1930 ada sensus (volksvoortelling) dimana terdapat bahwa jumlah laki-laki dan perempuan hampir sama jumlahnya. Tapi pada tahun 1961 sudah berubah ada 247.286 perempuan dan 245.342 laki-laki, jadi lebih banyak perempuan. Bila monogaminya dipraktekkan pasti banyak perempuan yang tidak menikah. Tapi pertambahan penduduk dapat mengubah perbandingan itu.

17. Mengenai silsilah

Jika kepada seorang Simalungun ditanya: darimana keturunannya, siapa ompungnya, mungkin tidak dia tahu. Dia biasanya hanya mengetahui mengenai ompungnya saja yaitu dari orangtua dari bapa dan ibunya. Sebenanrnya silsialah itu penting untuk kita, tapi orang tua kita dahulu tidak teliti mengajarkannya. Mungkin kita lebih tahu sejarah orang lain daripada sejarah kita atau orangtua kita sendiri, pendeta Wismar juga hanya mengetahui tentang ompungnya saja.

18. Mengenai warisan/peninggalan orangtua

  • Mengenai adat kita

Kalau kita berbicara mengenai adat itu bujkan berarti kita mengikuti semuanya. Kita tidak perlu mengikuti nenek moyang kita dahulu. Dapat disesuaikan dengan kemajuan zaman. Contohnya saja memakai waktu; semakin maju kita, kita diajar memakai waktu. Jadi dapat dipersingkat, didapatkan supaya jangan bertele-tele dan memakan waktu. Jadi disesuaikanlah dengan keadaan dan kebutuhan. Memang kita tidak dikatakan orang sebagai yang tidak beradat tapi perlu diperhatikan mana yang penting.

  • Bahasa kita

Bahasa ialah yang menyatakan suatu bangsa, alangkah miskinnya kita aklau dalam lingkungan kita sendiri kita tidak memakai bahas kita. Katanya jangrik bersuara didalam lubangnya apalagi manusia? Apakah kita masih memakai memakai bahasa kita di lingkungan kita sendiri? Atau dikalangan kita sendiri atau ditengah keluarga kita sendiri pun kita tidak lagi memakainya. Pelilharalah bahasa kita supaya jangan hilang.

  • Kebaikan kita

Dari dahulu orang Simalungun tidak ada yang penipu. Tidak ada catatan mengenai utang-piutang, kalau ada yang meninggal orang yang mempunya hutang-piutang datang ke rumah keluarga almarhum dan semua diselesaikan. Tidak ada yang berbohong semua dapat dipercaya biarpun tidak ada sakit atau surat bukti. Kita tidak memupunyai bakat mencuri. Barang-barang ditinggalkan di ladang atau tergeletak di halaman rumah. Mungkin sekarang sudah banyak orang Simalungun jadi pencuri.

  • Orang Simalungun dahulu orang jujur

Janganlah kita hidup sekarang jadi pembohong. Biarlah sifat jujur yang kita warisi dari nenek moyang kita tetap kita pertahankan dan dapat kita sumbangkan kepada generasi penerus dam kepada bangsa Indonesia dam kepada orang Simalungun khususnya.

  • Mengenai surat-menyurat

Semua surat-surat yang kita terima wajiblah kita membalasnya. Kalau surat yang kita terima tidak kita balas, kita termasuk orang yang sombong. Sama halnya bila seseorang berbicara kepada kita, tidak kita jawab.

Nah…semoga tulisan ini dapat menginspirasi dan apabila ada kata atau ketikan yang salah saya mohon maaf. 

Sumber : Diambil dari buku “In Memoriam Pdt. J. Wismar Saragih” 7 maret 1968 – 7 maret 2007 ditulis oleh Pdt. Minaria S. Sumbayak, Sth dan Jaiman Sumbayak. 

Ulang Tahun di 2017

Kampanye #BeraniMimpi untuk Papua

Misi ini telah selesai…donasinya telah ditutup. Terima kasih aku ucapkan Tuhan atas kesempatan dan berkat dariMu yang tidak terhingga kepada kami semua, sampai pada ulang tahunku kali ini mendapatkan kado indah dari orang-orang yang bahkan aku tidak kenal dan akan kuberikan pula kepada orang yang tidak aku kenal, namun mereka semua adalah saudara-saudaraku, saudara sebangsa dan setanah air. Secara khusus aku mengucapkan terima kasih, semoga Tuhan tetap memberikan yang hidup kepada kalian (tidak bisa kusebutkan satu persatu). Jadi kado ini memang khusus yang akan menjadi ingatan tersendiri bagiku. Begitulah hingga catatan ini aku buat dan muat, mungkin bisa sedikit menjadi pondasi bagi siapapun yang awalnya ingin mempersembahkan hal-hal terbaik untuk negeri Indonesia kita tercinta. Misi chalengge #BeraniMimpi  untuk Papua yang kubuat selesai masa kampanye donasinya. Setelah sebulan lebih berusaha mencari para donatur dari media sosial dan mengajak mereka untuk bersedia memberikan sedikit dari yang mereka punya. Kebanyakan dari mereka para donatur  justru dari orang-orang yang  tidak kukenal, namun mereka mempercayakan pengurusan akan donasi kepadaku. Percayalah masih begitu banyak orang baik di negeri ini. Bulan Agustus memang selalui ramai maksud saya karena ada hari besar peringatan kemerdekaan Republik Indonesia. Tahun ini Indonesia berusia 72 tahun dan bulan ini bertepatan pula  dengan bulan kelahiranku. Teringat bahwa sudah setahun yang lalu masa tugas di Distrik Kobakma, Papua aku jalani. Waktu ini terasa berjalan begitu cepat namun dalam ingatan masih begitu melekat segala aktivitas dan kegiatan semasa disana. Aku sangat bersyukur penuh kepada Tuhan pernah memberikan kesempatan itu, sekali lagi aku sangat bersyukur. Dua tahun lalu aku berulang tahun di tanah Papua dan untuk tahun ini keinginanku  kembali merayakannya untuk tanah Papua terwujud kembali (meskipun tidak menang kompetisinya) hehe…. Lewat misi #BeraniMimpi  yang diadakan oleh pihak Wahana Visi Indonesia  (WVI) melalui fundraising kitabisa.com ini sebenarnya memberikan kesempatan untuk ke Papua kepada tiga pengumpul donasi tertinggi. Pada awalnya menjadi tantangan tersendiri bagiku sebagai seseorang yang hanya punya modal niat dan doa plus kuota.

Cerita singkat mengenai kampanye ini pun dimulai sejak tanggal 7 April 2017 dan berakhir tanggal 7 Agustus 2017, sebelum masa kampanye aku juga sudah mengikuti  awal rencana kegiatan ini, dimulai dari mendaftarkan e-mail hingga WVI membuat workshop dan beberapa pertemuan yang undangannya selalu dikirim ke e-mailku meskipun aku tidak dapat datang ke Jakarta sebab begitu tadi modalku, serta memang kebetulan waktu luang yang tidak mendukung serta jarak tempatku sekarang tinggal jauh dari Jakarta. Meskipun begitu aku tidak ingin berhenti disitu saja, aku percaya akan tercapai sesuai target dan pada akhirnya betul terjadi dana donasi terkumpul Rp.7.573.770,- dengan jumlah donatur 35 orang. Sungguh hasilnya diluar dugaan awalnya target dana yang kubuat Rp.5.000.000,- saja dan hasil ini patut aku syukuri. Semoga dana yang terkumpul ini dapat membantu masyarakat dan anak-anak di desa Sepalek, distrik Napua, Kabupaten Jayawijaya membangun Honai Belajar anak dimana ada sekitar 652 orang penduduk yang tinggal disana dan 180 diantaranya adalah anak-anak usia PAUD. Honai ini akan difungsikan untuk kegiatan PAUD guna meningkatkan kualitas pendidikan anak di desa tersebut. Selain Honai Belajar Anak juga akan dibangun 3 sanitasi sekolah yang berada di desa Hubokosi, Napua dan Ketimavit yang total penduduknya kurang lebih mencapai 3.700 orang. Fasilitas umum ini diharapkan dapat meningkatkan pola hidup sehat anak-anak dan menumbuhkan kesadaran tentang kesehatan dan kebersihan. Harus sama-sama kita sadari bahwa masih banyak saudara-saudara yang hidupnya belum sebaik kita saat ini baik dari segi sumber daya manusia, ekonomi, kesehatan dan banyak hal lainnya. Kita tidak bisa diam dan hanya membiarkan waktu terus berjalan tanpa perjuangan, harus kita lanjutkan perjuangan cita-cita pendiri bangsa ini terkhusus mencerdaskan anak-anak bangsa. Jika kita terus mengharapkan kinerja pemerintah aku rasa juga tidak baik, sepertinya anak muda harus menggelontorkan pergerakan dan turut mengambil bagian. Dimanapun kamu berada sekarang ayo…berbuat hal-hal yang positif yang dapat membangun negeri Indonesia.

Sumber data dan foto;

-Wahana Visi dan Indonesia 

-kitabisa.com

-Yuventaariella

Meskipun tidak kenal tetapi merekalah orang baik. Terimakasih ini menjadi kado ulang tahunku tahun ini

#BeraniMimpi untuk Papua

Kita dapat berbagi sedikit senyuman, selagi masih muda. Saya ikut #BeraniMimpi 

Saya ingin mereka pun bermimpi seperti saya bermimpi tentang mereka di ultahku nanti.

Ayo,  jangan ragu donasikan bantuanmu untuk mendirikan rumah belajar bagi mereka, untu ikut donasi klik link berikut ini :

https://m.kitabisa.com/ultahkuuntukpapua

#campaign #education #papua #westpapua #indonesia #children #moppapua #pacetokikasar